Kamis, 22 Januari 2026

Tugas Mandiri 11

 A11 | Shiva Monalisa | Tugas Mandiri 11

Ringkasan Modul 10 – 10 Poin Penting

  1. Modul 10 menekankan pentingnya identifikasi masalah nyata sebagai titik awal penelitian.

  2. Masalah penelitian sebaiknya berangkat dari realitas sosial atau lingkungan yang dapat diamati langsung.

  3. Penelitian yang baik harus mampu menjembatani teori akademik dengan kondisi lapangan.

  4. Data awal (observasi dan wawancara singkat) berperan penting untuk menunjukkan urgensi masalah.

  5. Proposal penelitian tidak harus sempurna di awal, tetapi harus logis dan kredibel.

  6. Konsep novelty atau kontribusi unik menjadi nilai utama dalam penelitian ilmiah.

  7. Peneliti dituntut peka terhadap aspek etika penelitian, terutama saat melibatkan manusia dan komunitas.

  8. Keterbatasan data dan sumber daya harus disadari sejak awal dan dijelaskan secara jujur.

  9. Penelitian idealnya tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berpotensi memberi dampak nyata.

  10. Refleksi diri dan evaluasi proses penelitian penting untuk meningkatkan kualitas peneliti dan karya ilmiah.

Pertanyaan Pemantik (Diskusi Awal / Pemicu Gagasan)

1. Relevansi Sosial

Isu yang paling mendesak di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar adalah pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran lingkungan, khususnya sampah plastik. Dampaknya terasa langsung, namun kajian akademik aplikatif dan solusi berbasis konteks lokal masih terbatas.

2. Jembatan Teori & Realitas

Konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan perilaku lingkungan menjadi teori yang relevan sebagai “kacamata” analisis. Teori ini membantu memahami hubungan antara kebijakan, perilaku individu, dan dampak lingkungan di lapangan.

3. Keterbatasan Data Awal

Proposal yang kredibel masih dapat disusun dengan data awal berupa observasi lapangan, wawancara singkat, dan dokumentasi visual. Data paling krusial adalah indikasi masalah nyata, persepsi masyarakat, serta bukti awal dampak yang ditimbulkan.

4. Kontribusi Unik (Novelty)

Nilai tambah penelitian terletak pada pendekatan kontekstual dan solusi praktis, misalnya menggabungkan teori akademik dengan kondisi spesifik lokasi penelitian. Hal ini membedakan penelitian dari studi sebelumnya yang bersifat umum.

5. Batasan Etika

Dilema etika yang mungkin muncul meliputi kerahasiaan informan, bias peneliti, dan perizinan lokasi. Mitigasinya dilakukan dengan informed consent, menjaga anonimitas data, serta bersikap objektif dan transparan dalam pelaporan.

Pertanyaan Reflektif (Esai / Penilaian Diri Akhir Proyek)

1. Tantangan dan Adaptasi

Tantangan terbesar adalah menyepakati fokus masalah karena banyak isu yang sama-sama penting. Kelompok beradaptasi dengan mempersempit topik dan menyesuaikannya dengan ketersediaan data dan waktu penelitian.

2. Peran Teori vs. Realita

Sebagian data lapangan mendukung teori awal, namun ada juga temuan yang menunjukkan perbedaan praktik di lapangan. Misalnya, teori partisipasi masyarakat tidak sepenuhnya berjalan karena faktor budaya dan kebiasaan lokal.

3. Proses Kolaborasi

Saya berperan aktif dalam pengumpulan data awal dan penyusunan latar belakang masalah. Dari proyek ini, saya belajar bahwa komunikasi dan pembagian tugas yang jelas sangat menentukan keberhasilan kerja tim akademik.

4. Keterampilan Akademik

Keterampilan yang paling berkembang adalah berpikir kritis dan menulis ilmiah. Keterampilan ini akan sangat berguna dalam penyusunan skripsi dan penelitian lanjutan di masa depan.

5. Potensi Dampak

Jika proposal ini dilanjutkan dan dipublikasikan, dampak yang diharapkan adalah meningkatnya kesadaran lingkungan serta menjadi rujukan awal bagi kampus atau masyarakat dalam merumuskan solusi praktis berbasis penelitian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Terstruktur 4

 A11 | Shiva Monalisa | Tugas Terstruktur 4 Rumah Adat Mbaru Niang sebagai Representasi Ruang, Struktur, dan Pariwisata Berbasis Kearifan Lo...